Selamat Datang Di Situs resmi Padepokan Gunung Jati.(Asuhan Langsung Oleh Sesepuh Mbah Jenar)Tulisan DisIni Hanya Wejangan Semata,Ambil Sisi Positifnya Saja.

MANFAAT DAN KEUNTUNGAN MENJALANKAN LAKU TIRAKAT

Kehidupan manusia di dunia ini hanya sementara saja,suatu kelak kita juga pasti akan kembali ke asal kita yaitu kepada sang pencipta.bila hanya sendiri,sejatinya manusia hidup ini tidak punya apa-apa dan bukan siapa-siapa lemah serta tidak berdaya.oleh sebab itu,manusia hidup harus bersadar kepada kekuatan serta kukuasaan sang pencipta.

Sebenarnya,laku dari tirakat atau laku prihatin adalah sebuah usaha manusia untuk menuju ke jalan sang pencipta agar selalu selaras terhadap ajaran budi pekerti serta tidak terlena terhadap kenikmatan duniawi semata.serta dapat di kabulkan segala hajat yang selama ini di cita-citakan.

Proses laku tirakat bisa mendorong sifat serta perilaku manusia untuk selalu bersikap yang positif serta bisa menjauhi hal-hal yang negatif.demi untuk menjaga lingkungan serta tercapainya keinginan hidup.laku tirakat atau laku prihatin,tujuanya adalah untuk mengasah serta menjaga sikap hati dan batin yang sehari-harinya di lakukan tanpa kelihatan dan tidak terucap di dalam kata-kata.Manfaat dari laku tirakat antara lain sebagai berikut ini.

  • Mampu menjaga hati dan batin serta bisa membuang sifat iri,dengki,kikir dan menjadikan batin menjadi tulus dan iklas.
  • Prihatin,atau hidup yang sederhana,tidak serakah,tamak,dendam dan bisa selalu bersyukur atas rezeki atau apa yang di milikinya.
  • laku mengurangi makan dan tidur.
  • Tidak selalu mengejar kesenangan hidup semata,
  • Tetap menjaga sikap selalu iling lan waspada.
  • Mampu mengangkat derajat seseorang.
  • Memancarkan aura Batin yang sangat kuat,sehingga mampu di takuti seluruh makluk gaib.
Laku tirakat di maksudkan menjadikan diri menjadi bersih baik lahir maupun batin,jika tujuanya laku tersebut untuk kebatinan atau olah batin,akan meningkatkan ketajaman serta kepakaan batin dan mampu mendekatkan kita dengan saudara kembar kita yaitu "kakang kawah adi ari-ari" agar selalu di jaga,di emong dan di berikan petunjuk menuju jalan kebenaran.serta mampu menagkap firasat yang tersembunyi di alam gaib,peka terhadap petunjuk gaib dan yang paling penting peka terhadap tanda-tanda Alam.Baca Juga: Cara menguatkan Sukma Manusia Dengan laku Puasa Semoga Bermanfaat.

Bahaya Dan Dampak Ilmu Pelet

Munculnya dampak negatif dari suatu ilmu pelet,tidak harus kita membuang jauh-jauh ilmunya.dampak yang semula negatif,dapat saja dibelokan menuju positif.tergantung dari niat dan kreativitas kita.
Gambar Ilustrasi semata

Selama ini orang menjaga jarak dengan ilmu pelet,mengapa??katanya identik dengan kehidupan yang amburadul(kawij cerai) dan kemiskinan yang mereka saksikan pada pelaku pelet pada zaman dulu.kenapa tidak ada yang mulai berfikir sedikit lebih kreatif untuk menerjemahkan ilmu pelet untuk hal-hal yang lebih berprospeks.

Pelet,atau apapun yang disebut ilmu,bersifat netral.Posisinya seperti pistol atau bius.yaitu dapat memberikan manfaat atau mudarat(bahaya),tergantung dari ukuran dan siapa yang menggunakan dan digunakanya untuk kepentingan apa.

Walau bersifat netral atau bebas nilai,karena mudah disalahgunakan,sebaiknya peredaranya juga perlu dibatasi.layaknya pistol,yang hanya beredar di tangan para aparat atau obat bius di kalangan medis untuk kepentingann operasi.

Kita dapat membayangkan jika kedua benda tersebut dibiarkan bebas beredar tanpa pengawasan dan pembatasan,sudah tentu mudaratnya jauh lebih besar dari pada manfaatnya.oleh karena itu,ketika saya harus menulis di blog ini tentang ilmu pelet dan ilmu-ilmu kejawen kuno lainya yang di blog atau situs mana pun tidak ada,saya perlu hati-hati karena tingkat kerawanan ilmu ini cukup tinggi.

seorang penulis,yang tulisaanya bersumber dari pengalaman lapangan,bukan hanya copy paste sana sini,cari sana,catet sini tentu lebih paham benar seluk beluk ilmu pelet maupun ilmu gaib yang selama ini terkesan negatif dan banyak sebagian orang yang mengatakan sirik,kurafat,musrik dlsb.belum tentu orang yang mengatakan sedemikian rupa itu juga benar dalam tingkah lakuknya sehari-hari.

ini hanya uneg-uneg semata.semua kembalikan pada yang maha kuasa.yang penting niat dan tujuan kita hidup ini tertuju padanya.karena iktiar,usaha dan berdoa itu sangat penting bagi seluruh makluk.ini hanya tulisan semata.ambil sisi positifnya saja.jika ada seluruh tulisan yang kurang berkenan saya mohon maaf.hanya ingin sekedar berbagi dan yang paling penting untuk Nguri-Nguri Budoyo Jawi.

MENGUATKAN SUKMA DENGAN PUASA NGEBLENG

Puasa umumnya dimulai saat subuh dan buka puasa saat mahgrib. Malam
harinya bebas makan dan minum.
Puasa 1 hari, berarti selama 1 hari berpuasa dari subuh sampai
mahgrib, malam harinya bebas makan-minum.
Puasa 3 hari, berarti selama 3 hari berpuasa dari subuh sampai
Ilustrasi Gambar
mahgrib, malam harinya bebas makan-minum.
Puasa 7 hari, berarti selama 7 hari berpuasa dari subuh sampai
mahgrib, malam harinya bebas makan-minum.

Puasa ngebleng tidak seperti itu.
Puasa ngebleng secara sederhana bisa disebut puasa penuh 1 hari 1 malam.
Puasa ngebleng 1 hari berarti puasa penuh 1 hari 1 malam
berturut-turut tanpa putus tidak makan dan minum.
Puasa ngebleng 3 hari berarti puasa penuh 3 hari 3 malam
berturut-turut tanpa putus tidak makan dan minum.
Puasa ngebleng 7 hari berarti puasa penuh 7 hari 7 malam
berturut-turut tanpa putus tidak makan dan minum.

Apa benar ada puasa ngebleng 7 hari 7 malam berturut-turut tanpa putus
? Ada yang sanggup ?
Bagaimana dengan puasa ngebleng 40 hari 40 malam berturut-turut tanpa
putus. Siapa yang sanggup ?
           Ketika seseorang berpuasa ngebleng, pada hari pertama puasanya dia
akan merasakan panas, lapar dan haus, sama dengan yang dialami orang
lain yang menjalani laku puasa biasa.
Pada hari kedua, orang tersebut akan merasakan tubuhnya panas, mungkin
juga sampai menyebabkannya sulit tidur di malam hari karena panasnya
tubuhnya. Karena tidak juga ada makanan dan minuman yang masuk ke
dalam tubuhnya, pada hari kedua itu tubuhnya mulai membakar cadangan
makanan yang ada dalam tubuhnya, air, lemak, protein, gula, dsb, untuk
dikonversi menjadi energi dan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh
sel-sel tubuhnya.
Pada hari ketiga, panas tubuhnya mereda dan berkurang, rasa lapar dan
haus hilang. Yang terasa hanya tubuhnya saja yang lemas karena
perutnya kempis tak terisi makanan.

Puasa ngebleng pada hari ketiga itu, yang dilakukan oleh orang-orang
yang bersamadi atau menyepi (walaupun di dalam rumah), tidak menonton
hiburan, tidak mendatangi tempat-tempat keramaian, dan tekun berdoa /
berzikir / wirid, kegaiban sukmanya akan kuat sekali dan akan memancar
cukup jauh. Kegaiban itu kuat sekali sampai bisa menarik perhatian
dari roh-roh leluhurnya, sehingga disadari ataupun tidak, banyak
leluhurnya yang mendatangi orang tersebut untuk mengetahui apa tujuan
dari lakunya itu dan akan berusaha membantu mewujudkan hajat niat dan
keinginannya.

Pada hari ketiga itu, disadari ataupun tidak, roh sukma orang tersebut
telah menguat, dan memancarkan aura kekuatan gaib yang menyebabkan
roh-roh gaib tidak tahan berada di dekatnya. Berbeda dengan puasa pada
orang-orang yang menjalani ilmu gaib dan ilmu khodam yang kondisi
berpuasanya dapat mengundang roh-roh gaib untuk datang mendekat, puasa
ngebleng ini justru pancaran gaib kekuatan sukmanya akan mengusir
keberadaan roh-roh gaib lain dari tubuhnya dan dari sekitar orang itu
berada.

Itu baru puasa ngebleng 3 hari, belum yang 7 hari, apalagi puasa
ngebleng 40 hari seperti yang biasa dilakukan oleh tokoh-tokoh
kebatinan dan pertapa jaman dulu. Orang-orang yang terbiasa melakukan
puasa itu, seperti tokoh-tokoh kebatinan dan pertapa jaman dulu, akan
memiliki kekuatan sukma yang luar biasa, yang bahkan pancaran energi
kekuatan sukmanya menyebabkan roh-roh gaib kelas atas setingkat dewa
dan buto pun tidak tahan berada di dekatnya dan tidak akan berani
datang mendekat untuk maksud menyerang.

Pancaran kekuatan sukma orang-orang itu saat sedang menjalankan laku
puasa dan tapa bratanya sangat menghebohkan alam gaib. Di pewayangan
pun diceritakan ketika ada seseorang yang gentur dalam laku puasa,
tapa brata dan semadinya, kondisinya menyebabkan kahyangan panas dan
goncang, dan menyebabkan para dewa tidak tahan, sampai-sampai para
dewa mengutus dewa lain atau bidadari untuk menghentikan /
menggagalkan tapa brata orang tersebut, dan mereka akan memberikan apa
saja yang diinginkan orang itu asal mau menghentikan tapanya.

Karena itu dalam melakukan puasa ngebleng orang-orang jaman dulu akan
melakukannya dengan cara menyepi, di dalam rumah, di goa, di hutan
atau di gunung, supaya tidak ada yang mengganggu.

Kekuatan kegaiban sukma orang-orang itu luar biasa sekali, sehingga
pada jaman dulu banyak tokoh-tokoh kebatinan dan pertapa yang bukan
hanya linuwih dan waskita dan mumpuni dalam ilmu kesaktian, tetapi
juga menjadikan sukma mereka penuh dengan muatan gaib, sehingga
kemampuan moksa yang dilakukan oleh tokoh-tokoh kebatinan jaman dulu,
berpindah bersama raganya ke alam roh tanpa melalui proses kematian,
adalah sesuatu yang biasa. Bahkan banyak yang melakukan tapa brata
dalam rangka mandito meninggalkan keduniawiannya, kemudian moksa
dengan sendirinya dalam kondisi bertapa.

Orang-orang itu, karena kekuatan gaib sukmanya, tidak lagi membutuhkan
khodam mahluk halus untuk kekuatan ilmunya. Kekuatan dan kegaiban
sukmanya-lah yang melakukannya. Tetapi jika ada sesosok gaib yang mau
datang untuk menjadi khodam pendampingnya, maka hanya gaib-gaib yang
setingkat dengan kekuatan sukmanya saja yang akan datang menjadi
pendampingnya, bukan gaib-gaib umum kelas rendah yang tidak tahan
dengan pancaran energi kekuatan sukmanya.


Puasa ngebleng melambangkan kekuatan tekad dan niat seseorang untuk
terkabulnya suatu keinginan. Bahkan banyak orang pada jaman dulu yang
melakukan tapa dan puasa ngebleng, tidak akan menghentikan tapa
bratanya sebelum hajat keinginannya terkabul (sampai turun wangsit
bahwa permintaannya dikabulkan).

Puasa ngebleng terkait dengan kekuatan dan kegaiban sukma manusia.
Karena itu kegaiban dalam puasa ngebleng tidak dapat dibandingkan /
disamakan atau ditukar dengan puasa bentuk lain. Semakin gentur laku
puasa seseorang, semakin kuat sukmanya dan semakin kuat kegaibannya.
Puasa ngebleng banyak dilakukan oleh orang-orang yang bergelut dalam
dunia kebatinan / spiritual dan tapa brata.

Puncak kekuatan sukmanya hanya terjadi pada saat seseorang berpuasa
ngebleng, sedangkan pada hari-hari selanjutnya kalau sudah tidak lagi
melakukan puasa, maka kekuatan sukmanya itu akan menurun lagi. Karena
itu para pelaku kebatinan dan keilmuan kebatinan jaman dulu menjadikan
laku puasa ngebleng ini sebagai ritual yang akan selalu dilakukan
secara berkala. Juga dalam melatih keilmuannya atau ketika menekuni
suatu ilmu baru kesaktian / kebatinan akan dilakukannya sambil
berpuasa, sehingga kekuatan dan kegaiban ilmunya tinggi.

Tetapi jika puasa ngebleng itu dilakukan oleh orang-orang yang masih
awam dalam ilmu kegaiban, mungkin kegaiban dari kekuatan sukmanya itu
tidak akan banyak dirasakannya. Walaupun begitu, pancaran kekuatan
sukmanya itu akan menjauhkannya dari roh-roh gaib yang sifatnya
mengganggu, dan sisi lain dari kegaiban sukmanya akan membuat kekuatan
niat / tekad dalam keinginan-keinginannya menjadi lebih mudah terwujud
dan ketajaman dan kepekaan batinnya akan semakin tinggi.

Tetapi karena semakin banyaknya orang yang meninggalkan dunia
kebatinan, maka puasa ngebleng inipun semakin ditinggalkan. Bahkan
para praktisi ilmu gaib dan ilmu khodam seringkali mempermudah laku
puasanya. Misalnya untuk mendapatkan suatu ilmu gaib tertentu cukup
puasa biasa saja dari subuh sampai mahgrib, atau hanya puasa
berpantang makanan tertentu saja, yang dilakukan selama 3 hari, 7
hari, 21 hari, atau 40 hari, dan selama berpuasa itu malam harinya
diharuskan mewirid amalan gaibnya.

Selama berpuasa di atas pada malam harinya diharuskan mewirid amalan
gaibnya tujuannya adalah sebagai usaha melatih memperkuat kemampuan
seseorang dalam mengsugesti ilmu gaib. Dengan berhari-hari mewirid
suatu amalan gaib diharapkan kemampuan seseorang dalam mengsugesti
ilmu gaibnya akan kuat dan hapal mantranya diluar kepala.

Selama orang itu berpuasa dan berzikir / wirid, tubuhnya akan
memancarkan energi tertentu dan pikirannya akan memancarkan gelombang
pikiran tertentu. Pancaran energi tubuh dan gelombang pikiran inilah
yang seringkali mengundang datangnya suatu sosok mahluk halus tertentu
kepada manusia. Keberadaan sosok halus itu kemudian dapat menjadi
khodam ilmu gaibnya, menjadi sumber kekuatan gaibnya, sehingga
walaupun kemudian sudah tidak lagi rajin berpuasa dan tidak lagi rajin
mewirid amalan ilmunya, selama khodamnya bersamanya, kapan saja ilmu
itu diamalkan tetap akan berfungsi. Jadi bisa juga dikatakan, untuk
dengan sengaja mengundang suatu sosok gaib untuk datang menjadi khodam
pendamping, maka cara puasanya adalah puasa bentuk ini. Hanya saja
kita harus teliti dan waspada mengenai siapa sosok halus yang datang
mendampingi kita itu.

Untuk Koleksi Benda Bertuah padepokan Gunung jati,Kunjungi Disini.

PEMAHARAN KERIS SEMAR MESEM

Ada beberapa kejadian keris-keris tertentu sama sekali tidak mau menyatukan dirinya dan tidak mau memberikan tuahnya kepada si manusia pemiliknya. Kondisi ini bisa terjadi karena beberapa sebab. Sebaiknya kita mengetahui kondisi ini, jangan sampai kita membeli keris dan pusaka yang kondisinya tidak mau menyatu dengan kita, sehingga juga tidak akan bertuah, atau kita sudah terlanjur mengharapkan tuah dari benda-benda pusaka kita, padahal mereka sama sekali tidak bertuah, atau kita melakukan suatu perbuatan yang akhirnya malah menjadikan benda pusaka kita tidak bertuah.
ilustrasi gambar

Misalnya, mungkin kerisnya merasa tidak cocok mengikut kepada seorang manusia, seperti keris-keris ber-luk 5 yang merasa tidak cocok untuk mengikut kepada manusia yang bukan keturunan ningrat / bangsawan.

Keris-keris keningratan, walaupun mungkin kelihatannya fisiknya biasa saja sama seperti keris-keris yang lain, tetapi tergolong sebagai keris-keris pemilih, yang hanya mau ikut kepada orang-orang ningrat dan keturunan ningrat / bangsawan saja. Jika anda tidak termasuk dalam kriteria orang-orang ningrat dan keturunan ningrat / bangsawan, sebaiknya teliti sebelum membeli, jangan membeli / memahari keris keningratan, karena mereka tidak mau mengikut kepada anda, mereka juga tidak akan memberikan tuahnya kepada anda. Lebih baik sebelumnya anda sudah menayuh status anda lebih dulu apakah anda tergolong sebagai orang-orang ningrat dan keturunan ningrat / bangsawan.

Keris-keris ber-luk 5 atau keris-keris keningratan lainnya, biasanya hanya akan diam saja, pasif, tidak memberikan tuahnya dan tidak menunjukkan penyatuannya kepada pemiliknya jika si manusia pemilik keris bukan keturunan ningrat dan tidak menghargai keningratan. Kondisi tersebut menjadikan keris-keris ber-luk 5 dan keris-keris keningratan lainnya sebagai keris-keris khusus yang tidak semua orang cocok memilikinya dan tidak semua orang bisa mendapatkan manfaat dari keris-keris itu.


Atau karena ada masalah dalam etika pemindah-tanganan keris. Misalnya keris tersebut didapat dengan cara mencuri, memaksa, memeras, merampas, dsb, atau ada rekayasa pembodohan / penipuan / tipu-muslihat dalam proses pemindah-tanganan atau dalam proses tawar-menawar mahar keris. Atau pemilikan keris keluarga yang di dalamnya terjadi perebutan warisan antar ahli waris, atau salah satu ahli waris mencuri / menggelapkan pusaka diluar sepengetahuan ahli waris lain.

Jika anda berkenan kepada sebuah keris dan berminat untuk memilikinya, dalam proses tawar-menawar mahar keris sebaiknya anda tidak melakukan tawar-menawar harga sampai semurah-murahnya sampai menimbulkan kesan keris itu barang murahan dan tidak cukup berharga untuk dimiliki. Tingkat penghargaan anda kepada sebuah keris, dan perlakuan sehari-hari dalam pemeliharaan keris dapat berpengaruh pada tinggi atau rendahnya tingkat penyatuan keris dan kadar tuah yang diberikan si keris kepada anda pemiliknya. Jika si keris merasa "disepelekan", "direndahkan" atau merasa "terhina" dengan perlakuan anda, bisa jadi keris itu kemudian akan pasif, tidak menunjukkan penyatuannya dengan anda, karena kerisnya tidak bersimpati kepada anda.

Kondisi keris yang tidak mau memberikan tuahnya kepada si manusia pemiliknya karena penyebab-penyebab di atas biasanya tidak dapat diperbaiki / diakali dengan pemberian sesaji, atau pun dengan cara lain, selain dibiarkan saja kondisinya seperti itu atau dipindah-tangankan kepada orang lain dan mengganti dengan keris lain yang mau memberikan tuahnya kepada si manusia tersebut.Untuk Pemaharan Keris Semar Mesem Kunjungi Disini.

MENGENALI BANGSA GAIB BUTO

Kebanyakan wujud bangsa buto berupa raksasa tinggi besar dengan rambut
keriting gimbal awut-awutan, berhidung bulat dan besar, dan bertaring
melengkung (seperti wujud buto dalam pewayangan). Tingginya bisa
mencapai 30 meter. Namun ada juga buto yang wujudnya seperti raksasa
kerdil (seperti patung dwarapala), tinggi badannya hanya sekitar 2
meter.

Bangsa buto ada yang hidup sendiri, ada juga yang hidup berkomunitas,
ada juga yang membentuk kerajaan buto. Umumnya komunitas bangsa buto
hanya berisi bangsa buto, tidak ada anggotanya yang dari jenis mahluk
halus lain.

Banyak mahluk halus yang wujudnya raksasa tinggi besar, tetapi tidak
semua mahluk halus bertubuh raksasa adalah buto. Kebanyakan mereka
adalah dari golongan bangsa jin. Bangsa buto adalah jenis tersendiri.

Dari sisi perwatakannya, bangsa buto adalah termasuk mahluk yang
berintelijensi rendah dan lebih banyak menggunakan insting / naluri
dan emosinya dalam bertindak. Kebanyakan dari mereka bertindak adigang
- adigung atau petentengan, sok sakti, sok kuasa. Ibaratnya, mereka
akan lebih dulu bertindak, urusan lain belakangan. Dengan sesama Buto,
mereka memiliki tata aturan, tetapi tidak peduli aturan terhadap
mahluk halus lain yang kesaktiannya lebih rendah. Mereka, tanpa banyak
pertimbangan atau peringatan, akan menghajar siapa saja yang dianggap
mengganggu atau menghalangi jalan mereka.

Bangsa Buto termasuk jenis gaib berdimensi tinggi. Sulit untuk dilihat
dengan mata, termasuk oleh orang- orang yang mampu melihat gaib.
Bahkan para mahluk halus sendiri pun jarang ada yang bisa melihat
Buto. Para Dewa sulit untuk dilihat, bangsa buto lebih sulit lagi
untuk dilihat. Biasanya mereka-lah yang menunjukkan dirinya kepada
manusia, barulah manusia dapat melihat mereka.

Walaupun bangsa buto sulit sekali untuk dilihat, biasanya keberadaan
energinya dapat dirasakan. Para mahluk halus, walaupun tidak dapat
melihat Buto, akan secepatnya menyingkir menyelamatkan diri bila
merasakan adanya buto dari kehadiran energinya, karena energinya
sangat kuat bertekanan dan penuh dengan sifat kekerasan
adigang-adigung sok kuasa.

Secara energinya, bangsa buto termasuk jenis gaib yang berenergi
negatif terhadap manusia, juga terhadap mahluk halus lain. Bila kita
dapat merasakan keberadaan energinya, kita akan merasakan bahwa energi
bangsa buto terasa padat bertekanan, berbeda dengan energi mahluk
halus lain, apalagi dibandingkan energi bangsa dewa yang halus sekali
tak terasa. Secara umum tekanan energinya dapat dirasakan dalam radius
50 meter, tetapi secara keseluruhan kehadiran energi bangsa buto bisa
dirasakan sampai jarak 100 meter.

Dari sisi kekuatan dan kesaktiannya, bangsa buto memiliki kemampuan
untuk melipat-gandakan kekuatannya sampai menjadi 5 kali lipat keadaan
normalnya. Dan total kekuatan yang mereka miliki bisa mencapai 600
sampai 1000 kali lipat kekuatan gaib Ibu Ratu Kidul atau 3 kali lipat
kekuatan triwikrama rata-rata Dewa. Tidak banyak mahluk halus yang
mampu menandingi mereka. Dewa-dewa pun tak berdaya jika mereka datang
menyerang. Tetapi para Pandawa, yang merupakan sukma manusia, memiliki
kekuatan yang bahkan melebihi kekuatan Buto.

Tokoh bangsa buto yang terkenal adalah Prabu Rahwana, yang kisahnya
ada dalam pewayangan dalam cerita Ramayana. Pada akhir cerita
dikisahkan Rahwana tewas di tangan Prabu Rama. Tetapi itu hanyalah
cerita. Yang sesungguhnya terjadi adalah Rahwana memang kalah oleh
Prabu Rama, tetapi dia tidak mati. Dia hanya terluka hingga sekarat,
dilemahkan dan sampai sekarang 'dipenjara' dengan dihimpit / ditindih
sebuah bukit energi yang membuatnya tak berdaya.

PERAN GURU DALAM BELAJAR ILMU GAIB

Apakan belajar keilmuan harus ada guru pembimbing?
Apa yang terjadi bila belajar ilmu gaib tanpa guru dan tanpa pengijasahan langsung?
Apakan pengijasahan itu mbah??

Bisa di katakan setiap hari ada sms masuk di hp saya pertanyaan seperti di atas.perlu saya sampaikan di sini,bagi anda sebagai pemula belajar keilmuan yaitu ilmu gaib yang mengandung khodam-khodam tertentu dan mengandung unsur magic yang tidak bisa di cerna oleh akal fikiran manusia. Di sini akan saya jelaskan sedikit tentang pertanyaan seperti di atas,agar di lain waktu bila anda ingin menguasai ilmu-ilmu gaib anda sudah mengerti arti dari peran guru dan pengijasahan langsung kusus anda sebagai pemula belajar ilmu gaib.

1.apakan belajar ilmu gaib harus ada guru pembimbing?

-harus..!peran guru di dalam mengajarkan ilmu gaib adalah sebagai penuntun,yaitu guru mengajarkan sang murid harus mengikuti,misal untuk mengamalkan ajian tertentu si murid di suruh puasa selama sekian hari.dan mantranya harus di baca sekian kali juga.jadi peran guru,selain membimbing,mengawasi,menyelaraskan keilmuan yang cocok buat muridnya.juga membimbing agar sang murid tidak menyalahgunakan keilmuan yang telah di ajarkan dan membimbing menjadi orang yang waksito.

2.apa yang terjadi bila belajar ilmu gaib tanpa guru dan pengijasahan langsung?

-banyak orang yang belajar ilmu tanpa guru mengalami gangguan mental,dikarenakan ilmu yang di amalkan tidak cocok dan raga si pengamal belum siap menampung ilmu tersebut.karena di paksakan ingin juga menguasai ilmu tersebut maka di pastikan bisa mengakibatkan gangguan mental bahkan menjadi stres.sebelum sangguru mengijasahkan keilmuan pada si murid.harus di selaraskan dulu melalui proses pengijasahan yaitu dengan cara melalui nama lengkap,agama,dan nama ibu kandung..

"mengapa kok pakai ibu saya segala mbah.nanti ibu saya buat tumbal ilmu??"

pertanyaan di atas juga sering masuk dalam Hp saya.terkadang saya cuma tersenyum membaca pertanyaan seperti di atas.tapi saya sudah tahu.anda sebagai pemula belajar ilmu gaib sampai pertanyaan begituan masuk ke Hp saya.akan saya beberkan sedikit.untuk apa nama ibu kandung anda saya minta untuk pengijasahan suatu keilmuan.peran ibu kandung anda adalan untuk penyelarasan keilmuan,agar dapat dengan mudah anda kuasai dan cepat menyatu dalam darah daging anda.jadi keilmuan tersebut menyatu dan bisa anda kuasai dengan mudah lewat penyelarasan nama ibu anda.

3.apa sih pengijasahan ilmu itu mbah.??

-pengijasahan ilmu adalah memberikan/menurunkan keilmuan yang telah di ridoi dengan iklas oleh sang guru.jadi dengan demikian ilmu cepat dapat di kuasai karena sudah dapat restu dari sang pemilik atau yang mengijasahkan ilmu tersebut.ibarat anda mau pergi merantau.pasti anda akan meminta doa restu dari kedua orang tua anda.supaya anda di perantauan nanti berhasil,bisa sukses,selamat pergi di jalan sampai pulangnya kembali.begitu juga dengan suatu keilmuan. Sedikit saya beberkan pertanyaan-pertanyaan yang sering anda tanyakan kusus yang pemula belajar keilmuan.semoga bermanfaat dan mengerti pokok-pokok keilmuan dan kegunaan seperti pertanyaan di atas.

Trimakasih.Telah Sudi Membaca Uneg-Unek Saya.salam peseduluran.

ASAL TAHU

Banyak mahluk halus yang juga menyukai emas dan berlian seperti
manusia. Mereka menyimpannya untuk dirinya sendiri. Anda sendiri dapat
membuktikannya. Cobalah cincin emas anda (yang kualitas emasnya
bagus), diikat dengan benang yang cukup panjang. Kemudian cincin itu
dipendam di dalam tanah sedalam 50 cm atau lebih dalam lagi. Lokasinya
anda rahasiakan. Hanya anda saja yang tahu. Benang yang mengikat
cincin itu tidak semuanya ikut dipendam, sebagian menjulur di atas
tanah, dan diikatkan ke batang pohon, dsb, sebagai tanda penunjuk
lokasi cincin itu dipendam. Dalam tempo 3 hari atau lebih jangan
diperiksa atau ditengok lokasi pendamannya. Bila kualitas emas anda
bagus dan disukai oleh mahluk halus, selewat 3 hari cincin emas anda
akan hilang. Yang tersisa hanya benang yang digunakan mengikat cincin
tersebut.

ASAL TAHU.

Keblek,bentuknya hampir sama dengan kelelawar,tetapi seukuran dengan merpati,ciri khasnya mata binatang ini bersinar kemerahan seperti darah,bila suatu tempat di huni keblek,maka di pastikan tempat tersebut ada silumanya.di lingkungan msyarakat jawa keblek di percaya sebagai jelmaan siluman.bila keblek datang,tak lama kemudian pasti akan diikuti oleh kehadiran siluman.

ASAL TAHU

Mata kiri kera di tumbuk sampai halus kemudian

di campur dengan minyak misik,di campur

sperma sendiri dan ari-ari bayi laki2 yang lahir

pada malam anggara kasih yang pertama lahir

dari seorang ibu,anak pertama, kemudian di asapi

kemenyan putih dan kemudian di tanam di

kuburan orang yang baru meninggal hari jum at

kliwon, selama 7 hari, setelah tujuh hari di

ambil ,kegunaannya untuk bisa lolos badan kita

pada lubang yang kecil.

ASAL TAHU.

Rumput alang-alang dapat di gunakan untuk sarana mistik mengantung jodoh wanita agar tak laku kawin,caranya,alang-alang yang telah di beri mantra si alang-alang di buat simpul,bisa 3 simpul atau 7 sesuai keinginan si pengirim.setelah itu alang-alang di tanam di sekitar rumah wanita yang di maksud,niscaya wanita tersebut tak laku kawin sampai tua meski parasnya cantik.

Asal tahu

Tuyul merupakan siluman piaraan manusia yang paling populer.ia bisa di suruh mencuri,juga bisa diperintah membuat orang sakit,konon tubuh tuyul mengandung unsur besi,hal ini kemungkinan bila di hubungkan dengan hobinya bermain dari bahan unsur besi.karat besi termasuk makanan tuyul,karena tubuhnya mengandung unsur besi,tuyul takut dengan besi sembrani.

ASAL TAHU

buah kelapa ini memang banyak

kegunaan yang tua bisa di ambil santannya dan di

jadikan minyak,dan yang muda bisa di jadikan

sarana teluh,sarana teluh yang di maksud adalah

bila sebuah kelapa muda diambil dan dipotong

ujungnya atau di lobangi di bagian tampuk

kebudian di masukkan salah satu binatang

seperti ,katak,ikan ,lintah atau binatang yang

memiliki bisa,setelah itu di mantrai dan di tanam

di saluran pembuangan limbah dapur selama 7

hari 7 malam setelah selesai air yang di dalam

kelapa di gunakan untuk di oleskan ke sasaran

atau di pakaiannya maka orang yang terkena akan

mengalami sakit kulit yang parah.

ASAL TAHU

SILUMAN.

jenis ini tinggal di daerah yang berair seperti di sungai,danau,laut,sendang.dll.msyarakat siluman di atur seperti msyarakat zaman kuno,ada ratu dan raja,golongan bangsawan,prajurit,budak,rakyat,dan seterusnya.tinggalnya pasti di kraton-kraton atau rumah-rumah yang bergaya kuno.pendek kata,meraka tak terpengaruh modernitas,tetap berpegang teguh pada tradisi siluman.

ASAL TAHU

BEKASAKAN.

Nama ini di tunjukan pada makluk halus yang tidak sempurna dan jahat perbuatanya.biasanya wajah mereka sangat jelek.dan kadang berwajah seram sangat menakutkan.orang awam yang melihat pasti akan takut bahkan kadang pingsan.mereka di masukkan dunia kriminal.bukan saja menggangu manusia,makluk halus yang baik-baik juga di gasaknya.dan oleh orang jawa di beri nama bekasakan.artinya tidak sopan dan kasar.