Selamat Datang Di Situs resmi Padepokan Gunung Jati.(Asuhan Langsung Oleh Sesepuh Mbah Jenar)Tulisan DisIni Hanya Wejangan Semata,Ambil Sisi Positifnya Saja.

MEMBANGKITKAN INDRA KE ENAM

Banyaknya
pertanyaan mengenai kegagalan
belajar ilmu ghaib khususnya tentang
indera keenam, saya khawatir banyak
yang telah salah dalam memahami
tentang indera keenam ini.
Sebenarnya kemampuan indera
keenam tidak bisa ditransfer ke orang
lain, seperti yang banyak dipahami itu.
Semua itu hanyalah bahasa iklan.
Kalaupun ada guru atau paranormal
yang katanya bisa melakukannya,
seringkali itu adalah transfer khodam
JIN. Dengan bantuan khodam
tersebut, sang murid bisa tahu hal-hal
ghaib. Dan jelas bahwa sejatinya ia
tidak mempunyai kemampuan indera
keenam. Bila khodamnya telah pergi,
atau dicabut oleh orang lain yang lebih
sakti, maka ia tak bisa lagi tahu hal
ghaib. Dari pengalaman, berkolaborasi
dengan khodam JIN membawa
dampak yang kurang baik. Indera
keenam, sejatinya adalah kemampuan
terpendam dari manusia. Jadi tak perlu
bersekutu dengan JIN. Karena pada
hakekatnya kita bisa
mendayagunakannya bila saja kita
tahu caranya.
Indera keenam hanya bisa bangkit
atau muncul bila seseorang senantiasa
mengendapkan pikiran, jiwa dan
raganya. Dengan cara bermeditasi /
bertapa / tafakur / kontemplasi dan
diiringi dengan menjaga 9 lubang di
tubuh manusia (babagan howo
songo). Cara-caranya bisa dipelajari.
Yang dibutuhkan hanya ketekunan
dan kemauan.
Dari cara tersebut, nanti akan terjadi
loncatan indera. Yaitu dari PANCA
indera (5 indera) ke Indera ke enam.
Prosesnya seperti orang tidur, tahu-
tahu terjadi begitu saja. Saat kita
berbaring akan beranjak tidur,
memakai selimut lalu menutup mata,
tahu-tahu terlelap masuk alam mimpi.
Apakah ada orang yang sadar bahwa
dirinya telah tertidur?? Tentu saja tidak.
Batas kesadarannya tipis sekali.
Begitulah kira-kira terjadinya proses
loncatan indera ini.
Belum tentu orang yang telah
berpuasa bertahun-tahun atau
membaca wirid & dzikir beribu-ribu
kali, kemudian bisa memiliki
kemampuan indera keenam. Semua
bentuk lelaku tersebut bukan inti dari
ilmu ghaib. Puasa, wirid-an, baca
dzikir, meditasi dan sebagainya itu
hanyalah sarana untuk mencapai
pengendapan pikiran, jiwa dan raga
agar bisa masuk dalam kekedalaman
rasa (rasa sejati). Setelah terjadi
pengendapan (hening) lalu terjadilah
loncatan indera ini, dari panca indera
ke indera ke enam.
Banyak orang / murid yang gagal dan
jenuh dalam mengamalkan ilmu.
Akhirnya tidak ada yang didapat.
Semua itu karena mempunyai
anggapan bahwa dengan
menyelesaikan puasa beberapa hari
dan membaca dzikir sekian ratus atau
ribuan kali kemudian berpikir bisa ini-
itu. Tidak demikian.
Kebanyakan murid yang berhasil
adalah mereka yang ketika membaca
wirid hanyut dalam keheningan dzikir.
Entah disadari atau tidak. Semua
organ tubuh, pikiran, jiwanya telah
tenang, mengendap ke kedalaman
rasa. Nah saat itulah terjadi loncatan
indera ini.
Jadi bukan mereka yang telah
menyelesaikan bacaan wirid sekian
ribu kali, yang akan berhasil. Tapi
sekali lagi, mereka yang bisa
mengendapkan pikiran, jiwa dan raga
dalam keheningan yang sejati.
Persis seperti kata pepatah: "batu
pecah bukan karena pukulan keseratus
kali, tapi karena dipukul terus-
menerus"
Semakin banyak jumlah wirid yang
dibaca, harapannya jiwa jadi semakin
tenang, pikiran semakin fokus (tidak
membayangkan kemana-mana),
akhirnya bisa masuk menuju
kekedalaman rasa. Di wilayah inilah hal
ghaib akan terjadi.
Namun kenyataan yang diamalkan
murid ternyata tidak demikian, mereka
lebih fokus untuk menyelesaikan
bacaan, lebih fokus telah
menyelesaikan puasa, lebih fokus
telah melengkapi sesaji dan
sebagainya. Akhirnya sia-sia, tidak ada
yang didapat. Karena tidak tahu inti
dari semua lelaku itu.
Akhirnya muncul pertanyaan klasik.
"Saya sudah menyelesaikan ritual
puasa dan wiridnya tapi koQ tidak
berhasil ya?!"
Fungsi Indera Keenam
Kita telah tahu fungsi dari panca indera
(5 indera), lalu bagaimana dengan
indera yang keenam itu?
Indera ke enam merupakan
kemampuan seseorang dalam
menangkap sinyal-sinyal ghaib dan
hal-hal yang belum terjadi. Bentuknya
kebanyakan berupa pertanda lewat
wangsit / bisikan / pengelihatan atau
bisa juga lewat mimpi. Seperti intuisi,
tapi lebih tajam. Bila kemampuan
intuisi adalah hasil dari pengalaman,
maka indera keenam tidak butuh
pengalaman.
Contohnya, seorang pedagang
profesional dengan intuisi dan insting
dagangnya yang telah terasah dari
pengalaman bertahun-tahun, ia bisa
memprediksikan jalannya alur
ekonomi. Namun bagi paranormal
tidak perlu menjadi pedagang untuk
bisa memprediksikan masa depan
ekonomi. Lewat kemampuan indera
keenamnya ia bisa tahu, meski tidak
pernah mengikuti perkembangan
ekonomi. Begitu juga dalam hal-hal
yang lainnya.
Setelah indera ke enam, masih ada lagi
indera ketujuh, kedelapan dan
seterusnya. Setiap indera mempunyai
kemampuan sendiri-sendiri. Para Nabi
dan rasul adalah orang-orang yang
telah melampui indera keenam. Selain
mereka, ada juga orang awam yang
diberi kemampuan tersebut. Apapun
agama dan keyakinannya. Hanya
mereka yang betul-betul telah bisa
mengurai misteri dalam dirinya
dengan sempurna yang bisa memiliki
kemampuan itu. Ya, indera keenam
adalah kemampuan yang beranjak
dari hasil mengurai misteri diri kita
sendiri.

Bagikan Lewat :

Facebook Google+ Twitter

Paling Sering Dibaca

PERAN GURU DALAM BELAJAR ILMU GAIB

Apakan belajar keilmuan harus ada guru pembimbing?
Apa yang terjadi bila belajar ilmu gaib tanpa guru dan tanpa pengijasahan langsung?
Apakan pengijasahan itu mbah??

Bisa di katakan setiap hari ada sms masuk di hp saya pertanyaan seperti di atas.perlu saya sampaikan di sini,bagi anda sebagai pemula belajar keilmuan yaitu ilmu gaib yang mengandung khodam-khodam tertentu dan mengandung unsur magic yang tidak bisa di cerna oleh akal fikiran manusia. Di sini akan saya jelaskan sedikit tentang pertanyaan seperti di atas,agar di lain waktu bila anda ingin menguasai ilmu-ilmu gaib anda sudah mengerti arti dari peran guru dan pengijasahan langsung kusus anda sebagai pemula belajar ilmu gaib.

1.apakan belajar ilmu gaib harus ada guru pembimbing?

-harus..!peran guru di dalam mengajarkan ilmu gaib adalah sebagai penuntun,yaitu guru mengajarkan sang murid harus mengikuti,misal untuk mengamalkan ajian tertentu si murid di suruh puasa selama sekian hari.dan mantranya harus di baca sekian kali juga.jadi peran guru,selain membimbing,mengawasi,menyelaraskan keilmuan yang cocok buat muridnya.juga membimbing agar sang murid tidak menyalahgunakan keilmuan yang telah di ajarkan dan membimbing menjadi orang yang waksito.

2.apa yang terjadi bila belajar ilmu gaib tanpa guru dan pengijasahan langsung?

-banyak orang yang belajar ilmu tanpa guru mengalami gangguan mental,dikarenakan ilmu yang di amalkan tidak cocok dan raga si pengamal belum siap menampung ilmu tersebut.karena di paksakan ingin juga menguasai ilmu tersebut maka di pastikan bisa mengakibatkan gangguan mental bahkan menjadi stres.sebelum sangguru mengijasahkan keilmuan pada si murid.harus di selaraskan dulu melalui proses pengijasahan yaitu dengan cara melalui nama lengkap,agama,dan nama ibu kandung..

"mengapa kok pakai ibu saya segala mbah.nanti ibu saya buat tumbal ilmu??"

pertanyaan di atas juga sering masuk dalam Hp saya.terkadang saya cuma tersenyum membaca pertanyaan seperti di atas.tapi saya sudah tahu.anda sebagai pemula belajar ilmu gaib sampai pertanyaan begituan masuk ke Hp saya.akan saya beberkan sedikit.untuk apa nama ibu kandung anda saya minta untuk pengijasahan suatu keilmuan.peran ibu kandung anda adalan untuk penyelarasan keilmuan,agar dapat dengan mudah anda kuasai dan cepat menyatu dalam darah daging anda.jadi keilmuan tersebut menyatu dan bisa anda kuasai dengan mudah lewat penyelarasan nama ibu anda.

3.apa sih pengijasahan ilmu itu mbah.??

-pengijasahan ilmu adalah memberikan/menurunkan keilmuan yang telah di ridoi dengan iklas oleh sang guru.jadi dengan demikian ilmu cepat dapat di kuasai karena sudah dapat restu dari sang pemilik atau yang mengijasahkan ilmu tersebut.ibarat anda mau pergi merantau.pasti anda akan meminta doa restu dari kedua orang tua anda.supaya anda di perantauan nanti berhasil,bisa sukses,selamat pergi di jalan sampai pulangnya kembali.begitu juga dengan suatu keilmuan. Sedikit saya beberkan pertanyaan-pertanyaan yang sering anda tanyakan kusus yang pemula belajar keilmuan.semoga bermanfaat dan mengerti pokok-pokok keilmuan dan kegunaan seperti pertanyaan di atas.

Trimakasih.Telah Sudi Membaca Uneg-Unek Saya.salam peseduluran.

ASAL TAHU

Banyak mahluk halus yang juga menyukai emas dan berlian seperti
manusia. Mereka menyimpannya untuk dirinya sendiri. Anda sendiri dapat
membuktikannya. Cobalah cincin emas anda (yang kualitas emasnya
bagus), diikat dengan benang yang cukup panjang. Kemudian cincin itu
dipendam di dalam tanah sedalam 50 cm atau lebih dalam lagi. Lokasinya
anda rahasiakan. Hanya anda saja yang tahu. Benang yang mengikat
cincin itu tidak semuanya ikut dipendam, sebagian menjulur di atas
tanah, dan diikatkan ke batang pohon, dsb, sebagai tanda penunjuk
lokasi cincin itu dipendam. Dalam tempo 3 hari atau lebih jangan
diperiksa atau ditengok lokasi pendamannya. Bila kualitas emas anda
bagus dan disukai oleh mahluk halus, selewat 3 hari cincin emas anda
akan hilang. Yang tersisa hanya benang yang digunakan mengikat cincin
tersebut.

ASAL TAHU.

Keblek,bentuknya hampir sama dengan kelelawar,tetapi seukuran dengan merpati,ciri khasnya mata binatang ini bersinar kemerahan seperti darah,bila suatu tempat di huni keblek,maka di pastikan tempat tersebut ada silumanya.di lingkungan msyarakat jawa keblek di percaya sebagai jelmaan siluman.bila keblek datang,tak lama kemudian pasti akan diikuti oleh kehadiran siluman.

ASAL TAHU

Mata kiri kera di tumbuk sampai halus kemudian

di campur dengan minyak misik,di campur

sperma sendiri dan ari-ari bayi laki2 yang lahir

pada malam anggara kasih yang pertama lahir

dari seorang ibu,anak pertama, kemudian di asapi

kemenyan putih dan kemudian di tanam di

kuburan orang yang baru meninggal hari jum at

kliwon, selama 7 hari, setelah tujuh hari di

ambil ,kegunaannya untuk bisa lolos badan kita

pada lubang yang kecil.

ASAL TAHU.

Rumput alang-alang dapat di gunakan untuk sarana mistik mengantung jodoh wanita agar tak laku kawin,caranya,alang-alang yang telah di beri mantra si alang-alang di buat simpul,bisa 3 simpul atau 7 sesuai keinginan si pengirim.setelah itu alang-alang di tanam di sekitar rumah wanita yang di maksud,niscaya wanita tersebut tak laku kawin sampai tua meski parasnya cantik.

Asal tahu

Tuyul merupakan siluman piaraan manusia yang paling populer.ia bisa di suruh mencuri,juga bisa diperintah membuat orang sakit,konon tubuh tuyul mengandung unsur besi,hal ini kemungkinan bila di hubungkan dengan hobinya bermain dari bahan unsur besi.karat besi termasuk makanan tuyul,karena tubuhnya mengandung unsur besi,tuyul takut dengan besi sembrani.

ASAL TAHU

buah kelapa ini memang banyak

kegunaan yang tua bisa di ambil santannya dan di

jadikan minyak,dan yang muda bisa di jadikan

sarana teluh,sarana teluh yang di maksud adalah

bila sebuah kelapa muda diambil dan dipotong

ujungnya atau di lobangi di bagian tampuk

kebudian di masukkan salah satu binatang

seperti ,katak,ikan ,lintah atau binatang yang

memiliki bisa,setelah itu di mantrai dan di tanam

di saluran pembuangan limbah dapur selama 7

hari 7 malam setelah selesai air yang di dalam

kelapa di gunakan untuk di oleskan ke sasaran

atau di pakaiannya maka orang yang terkena akan

mengalami sakit kulit yang parah.

ASAL TAHU

SILUMAN.

jenis ini tinggal di daerah yang berair seperti di sungai,danau,laut,sendang.dll.msyarakat siluman di atur seperti msyarakat zaman kuno,ada ratu dan raja,golongan bangsawan,prajurit,budak,rakyat,dan seterusnya.tinggalnya pasti di kraton-kraton atau rumah-rumah yang bergaya kuno.pendek kata,meraka tak terpengaruh modernitas,tetap berpegang teguh pada tradisi siluman.

ASAL TAHU

BEKASAKAN.

Nama ini di tunjukan pada makluk halus yang tidak sempurna dan jahat perbuatanya.biasanya wajah mereka sangat jelek.dan kadang berwajah seram sangat menakutkan.orang awam yang melihat pasti akan takut bahkan kadang pingsan.mereka di masukkan dunia kriminal.bukan saja menggangu manusia,makluk halus yang baik-baik juga di gasaknya.dan oleh orang jawa di beri nama bekasakan.artinya tidak sopan dan kasar.