JENIS PERLENGKAPAN RITUAL

ASREP-ASREPEN: jenis makanan yang di buat tanpa rasa atau bumbu,misal nasi putih,tempe di bakar,dan telur rebus.

BROKOHAN: selamatan untuk bayi baru lahir.

BUCALAN: sajen yang harus di buang di tempat-tempat tertentu.

CENTHONGAN: bungkusan terbuat dari daun pisang yang di buat lancip atau kerucut.

COWEK: cobek terbuat dari gerabah atau batu kali,biasa di pakai untuk melumat sambal atau bumbu.

CUWO: sejenis cobek tapi berukuran lebih besar dan cekung.

KRANJIL: kurungan atau kandang ayam jago.

MIDODARENI: tradisi lek-lekan atau begadang yang di lakukan malam hari di tempat pengantin putri menjelang puncak pernikahan pengantin.

PANGGIH: upacara puncak setelah akad nikah yakni dengan mempertemukan pengantin laki-laki dengan perempuan di tempat upacara pernikahan.

PECAH PAMORE: menginjak dewasa baik laki-laki maupun wanita yang tumbuh menjadi dewasa.

ROBYONG: aksesoris yang di pakai untuk hiasan yang di tata secara acak.

SAJEN: perlengkapan upacara berupa makanan,bunga,dan sabagainya yang di persembahkan kepada kekuatan-kekuatan gaib.

SEGO PUNAR: nasi kuning yang di pakai untuk selamatan.

SIRAMAN: upacara memandikan pengantin yang di lakukan sehari sebelum pernikahan.

TAKIR: tempat makanan yang di buat dengan daun pisang dengan cara di buat cekungan dan ujung kanan-kiri daun di ikat dengan lidi.

TAMPAH: alat terbuat dari anyaman bambu dan sebagainya,biasanya berbentuk bulat untuk menampi(membersihkan) beras atau lainya.

UMBORAMPE: segala sesuatu yang termasuk perabot atau perlengkapan.

WADAG: kasar,tidak halus,badan,raga,luar.

Tulisan Terbaru

PERAN GURU DALAM BELAJAR ILMU GAIB

Apakan belajar keilmuan harus ada guru pembimbing?
Apa yang terjadi bila belajar ilmu gaib tanpa guru dan tanpa pengijasahan langsung?
Apakan pengijasahan itu mbah??

Bisa di katakan setiap hari ada sms masuk di hp saya pertanyaan seperti di atas.perlu saya sampaikan di sini,bagi anda sebagai pemula belajar keilmuan yaitu ilmu gaib yang mengandung khodam-khodam tertentu dan mengandung unsur magic yang tidak bisa di cerna oleh akal fikiran manusia. Di sini akan saya jelaskan sedikit tentang pertanyaan seperti di atas,agar di lain waktu bila anda ingin menguasai ilmu-ilmu gaib anda sudah mengerti arti dari peran guru dan pengijasahan langsung kusus anda sebagai pemula belajar ilmu gaib.

1.apakan belajar ilmu gaib harus ada guru pembimbing?

-harus..!peran guru di dalam mengajarkan ilmu gaib adalah sebagai penuntun,yaitu guru mengajarkan sang murid harus mengikuti,misal untuk mengamalkan ajian tertentu si murid di suruh puasa selama sekian hari.dan mantranya harus di baca sekian kali juga.jadi peran guru,selain membimbing,mengawasi,menyelaraskan keilmuan yang cocok buat muridnya.juga membimbing agar sang murid tidak menyalahgunakan keilmuan yang telah di ajarkan dan membimbing menjadi orang yang waksito.

2.apa yang terjadi bila belajar ilmu gaib tanpa guru dan pengijasahan langsung?

-banyak orang yang belajar ilmu tanpa guru mengalami gangguan mental,dikarenakan ilmu yang di amalkan tidak cocok dan raga si pengamal belum siap menampung ilmu tersebut.karena di paksakan ingin juga menguasai ilmu tersebut maka di pastikan bisa mengakibatkan gangguan mental bahkan menjadi stres.sebelum sangguru mengijasahkan keilmuan pada si murid.harus di selaraskan dulu melalui proses pengijasahan yaitu dengan cara melalui nama lengkap,agama,dan nama ibu kandung..

"mengapa kok pakai ibu saya segala mbah.nanti ibu saya buat tumbal ilmu??"

pertanyaan di atas juga sering masuk dalam Hp saya.terkadang saya cuma tersenyum membaca pertanyaan seperti di atas.tapi saya sudah tahu.anda sebagai pemula belajar ilmu gaib sampai pertanyaan begituan masuk ke Hp saya.akan saya beberkan sedikit.untuk apa nama ibu kandung anda saya minta untuk pengijasahan suatu keilmuan.peran ibu kandung anda adalan untuk penyelarasan keilmuan,agar dapat dengan mudah anda kuasai dan cepat menyatu dalam darah daging anda.jadi keilmuan tersebut menyatu dan bisa anda kuasai dengan mudah lewat penyelarasan nama ibu anda.

3.apa sih pengijasahan ilmu itu mbah.??

-pengijasahan ilmu adalah memberikan/menurunkan keilmuan yang telah di ridoi dengan iklas oleh sang guru.jadi dengan demikian ilmu cepat dapat di kuasai karena sudah dapat restu dari sang pemilik atau yang mengijasahkan ilmu tersebut.ibarat anda mau pergi merantau.pasti anda akan meminta doa restu dari kedua orang tua anda.supaya anda di perantauan nanti berhasil,bisa sukses,selamat pergi di jalan sampai pulangnya kembali.begitu juga dengan suatu keilmuan. Sedikit saya beberkan pertanyaan-pertanyaan yang sering anda tanyakan kusus yang pemula belajar keilmuan.semoga bermanfaat dan mengerti pokok-pokok keilmuan dan kegunaan seperti pertanyaan di atas.

Trimakasih.Telah Sudi Membaca Uneg-Unek Saya.salam peseduluran.